SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN AL-FAHHAM (BALEDONO,KRAJAN,PURWOREJO) !

Minggu, 19 Februari 2012

Malam pergantian tahun memang selalu menjadi malam yang tidak biasa, karena malam tahun baru selalu dihidupkan dengan keluarbiasaan. Demikian halnya yang terjadi di pesantren Al-Fahham pada malam pergantian tahun. Demi menyambut tahun 2012, malam itu pondok pesantren “A-l-Fahham” Krajan,Baledono,Purworejo menyelengarakan rangkaian acara yang berupa majelis dzikir dan doa bersama serta pentas seni yang berupa adegan drama dari santri & warga sekitar ponpes,tahun yang mengangkat tema besar “Kami Muslim Kami Bersaudara”.

Acara tersebut diikuti oleh hampir seluruh santri Pondok Pesantren Al-Fahham baik putera maupun puteri serta para ulama-ulama & warga krajan. Dimulai tepat setelah shalat isya’, acara dimulai dengan majelis zikir yang dipimpin langsung oleh pengasuh Al-Fahham, K.H Muhammad Haekal S.Pd.I. Dalam pembukaan, beliau sempat menyampaikan bahwa memang beginilah seharusnya santri merayakan malam pergantian tahun. Perayaan tahun baru ala santri, yaitu merayakan tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat serta jauh dari sifat isrof (penghamburan).

Malam tahun baru tidak harus dirayakan dengan hura-hura. Justru malam pergantian tahun seharusnya dirayakan dengan kontemplasi serta introspeksi diri terhadap apa yang sudah dilakukan selama satu tahun sebelumnya. Dengan kontemplasi, setidaknya ada pengharapan agar hal-hal tidak baik di tahun sebelumnya, tidak terulang kembali di tahun mendatang. Namun selain dengan kontemplasi, malam tahun baru seharusnya juga dijadikan moment penegas terhadap visi dan misi seorang santri dalam satu tahun mendatang. Jangan sampai tahun 2012 tidak lebih baik dari tahun sebelumnya. Karena orang yang beruntung adalah orang yang hari esok jauh lebih baik daripada hari sebelumnya.

Pada acara tersebut, majelis dzikir ditutup dengan doa, yang dipimpin oleh K.H Mahmud RH.BH. Acara selanjutnya adalah penampilan hadroh Al-Kawakib dari ibu-ibu & Hadroh Alfannajah,selanjutnya acara pentas seni berupa adegan drama yang mengisahkan perbedaan seorang santri dengan orang yang bukan santri yang menjunjung tinggi tema “Kami Muslim Kami Bersaudara”,kemudian di lanjutkan acara pembagian hadiah untuk anak-anak TPQ &Madin,

Acara malam itu ditutup dengan penampilan hadroh Alfannajah yang di barengi dengan panorama kembang api (tetangga) di langit yang cerah. Malam itu, dan malam-malam 31 Desember lainnya memang selalu menjadi malam yang luar biasa, karena hanya pada malam itulah, ketukan satu detik menjadi penanda pergeseran sebuah sejarah. Namun keluarbiasaan tersebut, tentu tidak akan terjadi jika itu bukan merupakan kebiasaan yang berhasil dibiasakan.

Selamat menempuh tahun baru, dengan jiwa-jiwa yang baru!






Tidak ada komentar:

Posting Komentar